Showing posts with label Teman. Show all posts
Showing posts with label Teman. Show all posts

Monday, July 30, 2012

my PRECIOUS S.A.H.A.B.A.T


SAHABAT- Najwa Latif/Syamkamarul/Sleeq



[Najwa Latif]

Kau ada dikala ku suka

Dikala ku duka
Setiap tangisan dan juga ketawa
Kau ada dikala ku perlu
Setia menemaniku
Pegang erat tanganku bila aku jatuh

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

[Syamkamarul]
Kau ada di kala ku jatuh
Di setiap bangunku
Terus menemaniku
Tanpa rasa jemu

Kau ada di setiap tawa
Di kala bahagia
Kau menjadi sahabatku
Selamanya

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

[Sleeq] RAP
Yeah sahabatku
Tetap bersamamu jika kau perlukanku
Dan ku tak kaku tak kekok
Kalau sampai buntu kita belok yok (yok)
Berjangkit sesama seperti mengusik si melatar
Kau kau jangan kau melampau
Dan kalau siapa mengusik Najwa
Tolong bagitau aku tapau

[Najwa Latif dan Syamkamarul]
Ku tahu ku kan selalu ada
Pada dirimu
Dan ku harap kau juga rasa begitu
Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi

Kau lah yang selalu
Selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis
Hidup ku

Kau lah yang di situ
Setia menunggu ku
Kau lah yang satu
Menjadi sahabatku

Sahabatku
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Just love to hear this song...
A very wonderful lyrics...
and i'm very thankful for all of my SAHABAT that Allah send to me in my entire life...
I'm not a fan of Najwa Latif...
but she got a talent..
and this song is 'something'...
it's mean a lot for a person that call SAHABAT..

Thursday, December 1, 2011

Kisah Hati

Mungkin apa yang ingin saya kongsikan ini sudah acapkali dibincangkan oleh banyak orang. Tapi saya rasa terpanggil untuk memperkatakannya kerana hanya di sini saya boleh mengatakannya dan berkongsi apa yang saya rasa.

Semalam seorang kawan saya (yang dah agak lama lost-contact dengan saya) tiba-tiba menghubungi saya. Menceritakan kisah hatinya yang sangat terluka. Saya tidak tahu keseluruhan cerita kisah hatinya ketika ianya sedang berbunga,tapi saya menjadi tempat dia bercerita ketika kisah itu dilanda ribut,taufan dan akhirnya kemarau yang berpanjangan.

Di kala usianya kini menjangkau satu tahap yang agak lewat,dia telah ditinggalkan oleh lelaki itu,yang dulu sanggup bersama-sama mengharungi pelbagai onak duri selama 11 tahun (mak aiiii...lamanye bercinta). Kisahnya,percintaan mereka dihalang oleh keluarga perempuan ini yang mengharapkan dia akan bertemu seorang lelaki yang paling tidak pun,mempunyai pekerjaan tetap untuk menyara kehidupan si gadis di masa-masa akan datang. Namun kerana ketika itu hati masing-masing sedang berbunga,mereka sanggup menunggu sampai ketikanya keluarga gadis ini memberi restu dan keizinan.....

Nak dipendekkan cerita,bila saat keluarga ini sudah boleh menerima dan memberi restu mereka (mungkin memikirkan betapa degilnya anak gadis mereka untuk tetap mengahwini si pujaan hati,kalau tidak katanya dia taknak kahwin dengan sesiapa pun...dahsyat penangan cinta dia nie) Si jejaka yang dulunya sanggup menanti,rupanya telah berubah hatinya. Hatinya tiba-tiba tertawan dengan seorang wanita yang selama ini menjadi tempat dia mencurah rasa (aduhai...klise sungguh..tapi itulah kenyataannya...mana bisa lelaki menjadikan perempuan sebagai tempat untuk mengadu segala masalah hati...tentulah akhirnya mereka berkongsi hati itu..adeeehhhhhh)

Kiranya sekarang ini,kawan saya sedang merana ditinggal kekasih hati,yang dulunya berjanji untuk setia menanti. Dia meratapi nasib diri yang ditinggal pergi. Apalah yang mampu saya perkatakan..saya tidak punya pengalaman,bukan juga penasihat terbaik untuknya. Meminjamkan telinga buat dia meluahkan rasa mungkin itu yang terbaik saya mampu lakukan. Paling tidakpun saya menasihatkan....dia bukan jodoh yang Allah janjikan untuknya,pasti Allah telah sediakan seorang yang jauh lebih baik dan lebih setia daripadanya... Yakin dengan janji Allah..Allah tidak akan pernah menguji kita di luar kemampuan diri kita.....

Persoalannya... salahkah jika seseorang itu bergelar andartu? Salah diakah sekiranya jodoh itu masih belum sampai kepadanya? Salahkah sekiranya dia masih tidak berkahwin? Adakah menjadi orang bujang pada usia yang melebihi 30-an menjadi satu dosa?

Saya faham kesulitan yang dihadapinya...berdepan keluarga yang sering bertanya,rakan sekerja yang terlalu asyik dengan soalan-soalan lazimnya...anggapan masyarakat yang menuduh dia terlalu memilih dan pelbagai bentuk persoalan serta pandangan yang dia tak mampu untuk jawab semuanya....

Apa yang saya mampu katakan padanya...sabarlah dan jadilah orang yang redha atas setiap ketentuan Allah, Allah sentiasa sayangkan kita...dan saya hanya mampu mendoakan dia agar segera dipertemukan jodoh yang baik,yang akan menjadi penenang hatinya~sebab dia sangat stress dengan masalah ini~ apalah daya saya???

Kata Hati Saya
"kalau aku lelaki...aku pinang jugak dia nie...huhuhu"

Saturday, July 16, 2011

Sekuat kerikil

Jumaat lepas seorang kawan saya kehilangan ibu tercinta, ketika dia baru sahaja ditinggalkan oleh sang suami yang berubah hati kepada wanita lain. Di hadapan saya,dia kelihatan sangat tabah,masih tersenyum dan kekadang berjenaka. Dia menzahirkan apa yang bukan dalam hatinya. Cuba berlagak selamba,namun hatinya sangat terluka. Ketika dia perlukan pelukan seorang ibu...Allah menduganya dengan menjemput ibunya kembali. Tentu...peritnya sangat dalam sehingga saya tak mampu untuk terus menduga.

Diakhir pertemuan,saya mengucapkan takziah dan mendoakan dia terus tabah. Saya cuba memberi dorongan dan kekuatan "duhai sahabat,Allah mendugamu dengan dugaanNya,kerana Dia tahu kau mampu menghadapinya..bersabarlah...percaya,kau boleh hadapi semua ini.." dia tersenyum sambil berkata "tolong berikan aku hati yang baru..sesungguhnya aku sangat memerlukan hati yang baru...."

Sayunya ucapan itu ditelinga saya,tergambar dibenak fikiran saya,betapa ketika itu hatinya sangat parah terluka. Saya tak mampu membalas kata-katanya...namun saya tetap mendoakan yang berbaik untuknya... 

"ya Allah berilah kekuatan kepadanya..tabahkanlah dia..dan kau kabulkanlah permintaannya..amin ya rabbal alamin.."

Monday, July 12, 2010

oh bulan!

Rumah persinggahan saya sekarang nie, sunyi sepi..
sebab...
Saya cuma tinggal berdua jer dengan housemate..
sebab...
Housemate lagi sorang dah pindah keluar...
sebab...
dia dapat tukar sekolah...
lagipun..
dia dah kahwin,dapat transfer dekat dengan husband...
alhamdulillah..

Mula-mula dapat tau dia dapat tukar saya sedih sangat...(nanges tak hingat!)
sebab...
kami agak rapat...dan memang rapat...
tapi...
bila fikir-fikir balik,mesti ada hikmahnya...
jadi..
saya redha,tentu Allah telah aturkan yang terbaik untuk dia...
dan...
untuk saya hendaknya...

dia lah matahari yang saya ceritakan kat post yg ada gambar mata nanges2 tue..emo tahap gaban time tu.. sekarang dah stabil..tapi saya masih menantikan bulan kan jatuh ke riba... 
bulan...walaupun cahayanya tidak secerah matahari..tapi hadirnya tetap di nanti...kan...

saya = pungguk rindukan bulan ke?

Thursday, May 6, 2010

Wonder...wonder..wonder..(not wonderpet) Just wondering

Ada satu blog tuh..
dia pasang lagu..
saya suka dengar rentak lagunya..yang agak rancak..
suara penyayi pun boleh layan..
sedap di dengar...

Jadi,
hari-hari saya masuk blog dia..
lama-lama..
ada rasa ingin tahu...
lagu apa nie?
siapa penyanyi lagu nie?

apa lagi..
saya terus men'goggle'
hasilnya saya tahu tajuk lagu tu
SUARA DENGARKANLAH AKU
penyanyinya
LUNA MAYA...
(blog saper???cuba teka...hehehehe)

bila baca lirik dia..
tetibe terfikir...
mungkinkah si pemilik blog nie suka lagu nie sebab...
liriknya ada kena mengena dengan dirinya??
(cik empunya blog...jawab yer..)

nak tau lagu nie citer pasal ape?
meh baca lirik dia:


Di sini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu, masih tanpamu

Bila esok hari datang lagi
Kucoba 'tuk hadapi semua ini
Meski tanpamu, ooo... meski tanpamu

Bila aku dapat bintang yang berpijar,
Mentari yang tenang bersamaku, disini
Kudapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan

Suara... dengarkanlah aku
Apa kabarnya, pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya,
masih berharap, di dalam hatinya,
Suara, dengarkanlah aku
Apakah aku, slalu di hatinya
Aku di sini menunggunya,
masih berharap, di dalam hatinya,

Dan aku masih tetap disini,
Kulewati semua yang terjadi,
Aku menunggumu, oh, aku menunggu

(Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku)
Aku disini menunggunya,
masih berharap, di dalam haitnya, aa...
Suara dengarkanlah aku,
Apakah aku ada di hatinya
Aku disini menunggunya,
masih berharap, di dalam hatinya...
Suara dengarkanlah aku,
Apa kabarnya, pujaan hatiku,
Aku disini menunggunya, masih berharap,
di dalam hatinya, oh, oh, oh.
(Suara dengarkanlah aku...)


i just wondering...
siapalah yang di tunggunya yer???


p/s:
cik yang suka makan donat tuh...ehem2..ada apa2 ker????

kalo nak dengar lagunya silalah masuk dlm blog tuh..